Hakikat Kemenangan dalam Hidup ini (Kemenangan Iman)
Peristiwa ini juga ada dalam surat Al Buruj dan cerita lengkapnya di Hadist Shahih Bukhori atau Muslim (saya lupa yang mana, saya punya kitab keduanya dan baca di salah satunya) Di mana pada masa sebelum Rasulullah saw, ada seorang pemuda yang belajar kepada seorang penyihir dan rahib dan raja pada saat itu mengaku sebagai Tuhan. Pemuda ini lebih memilih mengikuti sang Rahib. Dengan doa pemuda ini bisa menyembuhkan penyakit, termasuk salah seorang menteri pada saat itu dengan syarat menterinya bertaubat dan pemuda itu meminta kepada Allah untuk memberikan kesembuhan pada menteri. Raja yang heran dengan sembuhnya menteri yang buta itu bertanya bagaimana dia sembuh. Dijawab olehnya bahwa yang menyembukan adalah Tuhannya. Maka marahlah sang Raja karena ada Tuhan selainnya dan menghukum si Menteri dan dibunuhnya karena tidak mau murtad. Kemudian pemuda ini ditangkap begitu juga sang rahib. Sang rahib pun dibunuh karena tidak mau murtad. Terakhir pemuda ini dibunuh dengan melempar ke jurang, ke laut, tapi pemuda ini selamat terus, bahkan prajurit yang melemparnya yang mati. Akhirnya pemuda itu meminta sang Raja untuk mengumpulkan seluruh penduduk dan mengikat dia kemudian memanah dengan dia dengan menyembut nama Tuhan pemuda ini. Ketika dilakukan oleh Raja, maka pemuda ini meninggal, dan penduduk yang melihat kejadian ini langsung beriman semuanya. Raja kemudian memerintahkan menggali parit, diisi dengan kayu, dinyalakan api dan menyuruh rakyatnya yang tidak mau murtad untuk nyemplung ke parit api tersebut. Sampai pada seorang ibu dengan bayinya yang ragu-ragu nyemplung, bayinya akhirnya berbicara meyakinkan ibunya untuk nyemplung saja. Akhirnya semua orang yang beriman meninggal semuanya. Pelajaran yang diambil dari kisah nyata ini adalah kemenangan iman. Dari Adam sampai sekarang, banyak model dari kemenangan iman. 1. Ada yang rakyatnya menolak keimanan, sehingga diturunkan azab yang memusnahkan mereka yang tidak beriman, seperti banjir Nuh, hujan batu Luth, Angin Puting beliung yang memusnahkan kaum Aad, Suara keras yang memusnahkan kaum Tsamud, Tenggelamnya Firaun, dsb. 2. Ada yang semua orang beriman meninggal semua, dan orang yang tidak beriman tertawa-tawa melihatnya sambil menikmati kematian orang-orang yang beriman. 3. Ada di mana yang beriman menang gilang gemilang seperti zaman Nabi Daud, Nabi Sulaiman dan Rasulullah saw. Tapi pada intinya adalah kemenangan keimanan, di mana mereka yang beriman menang walaupun tetap hidup atau mati. Sumber: Petunjuk Jalan (Ma'alim Fit Thoriq) (Banyak dijual di toko buku belakang Masjid Salman :-) )

Comments