Makna Syahadatain (Makna La Ilaha Illa Allah)
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
La ilaha illa Allah sering diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia sebagai Tiada Tuhan selain Allah. Padahal kata Tuhan berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya Raja dewa-dewa. Maha Suci Allah dari segala yang dijadikatan sekutu-Nya.
La dalam bahasa arab dalam huruf LamAlif memiliki makna penolakan. Ya, menolak semua kata yang ada setelahnya. Menolak dengan memerangi, menghancurkan, menolak, dsb.
Ilah memiliki arti yang sangat dalam dan perlu ada bahasan di lain kesempatan. Singkatnya Ilah adalah sesuatu yang kita sembah, berdoa, sesuatu yang menjadi tujuan kita (ghoyah, destination), sesuatu yang amat kita cintai dan rindui, sesuati yang membuat kita merasa tentram, aman dan merasa dilindungi. yang kita menolak semua Ilah-Ilah tersebut. Kaum musyrik Mekkah pada saat zaman Rasulullah saw bila ditanya siapa Rabb (dalam bahasa Indonesia Rabb seringkali diterjemahkan dengan Tuhan) kalian ? Rabb kami adalah Allah (Yang menciptakan langit dan bumi, memelihara dan memberikan rezeki) dan bila ditanya siapa Ilah kalian? eitt tunggu dulu, Ilah kami bukan Allah tapi Latta, Uzza, dsb semua berhala-berhala yang jumlahnya ratusan di sekeliling Mekkah. Ya yang mereka sembah, berhukum, berdoa adalah patung-patung tersebut yang mereka klaim sebagai anak-anak perempuan dari Allah. dan mereka menjadikan patung-patung tersebut sebagai sarana untuk menyembah Allah. Bahkan ada yang membuat patung dari roti, dan ketika lapar maka dimakanlah roti tersebut.
Banyak Ilah-ilah lain yang harus ditolak, diperangi, dihancurkan yang menjadi tujuan-tujuan kita seperti hawa nafsu terhadap duit, perut, sex, dsb. Yang merasa melindungi seperti jimat, senjata yang ada makhluk ghaib, dsb. Bahkan ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Al Quran dan Sunnah.
Illa yang mengecualikan dari semua Ilah yang ditolak tersebut. Hanya satu pengecualian, tidak lebih.
Yaitu Allah yang hanya menjadi Ilah kita yang Kata-kata-Nya datang ke kita dalam bentuk Al Quran melalui Jibril ke Rasullah saw. Yang diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari Rasulullah saw.
Ya, oleh karena itu mengapa tidak Allahu Al Ilah (Allah adalah Ilah) akan tetapi La llaha Illa Allah (Tiada Ilah kecuali Allah).
Wallahua'lam bishowab


Comments